Kata-Kata Promosi Barang Yang Akan Membuat Kebanjiran Pembeli

3 min read

Kata-Kata Promosi Barang

Bagi seorang pengusaha tentu promosi dan pemasaran adalah hal menguras tenaga. Dalam melakukan promosi diperlukan strategi pemasaran untuk menarik minat masyarakat agar membeli, memakai dan merekomendasikan produk yang dijual. Seorang pengusaha juga harus tahu contoh kata-kata promosi barang agar dapat memasarkan dan menjual barangnya. Tak hanya mengetahui saja, seorang pengusaha harus mampu melihat tren iklan masa kini agar menarik pembeli dari berbagai kalangan.

Membaca tren periklanan hal yang gampang-gampang susah. Jika seorang pengusaha jarang melakukan observasi dan studi banding terhadap pesaing bisnisnya maka cukuplah meminta tolong pada jasa periklanan atau lebih dikenal jasa advertising untuk membuat iklan yang menarik. Hal itu dirasa mampu meningkatkan keuntungan, karena penyedia jasa advertising sudah berpengalaman dalam bidang periklanan. Tentu, dengan menggunakan jasa pihak lain akan sedikit merogoh kocek cukup banyak karena pihak advertising akan mematok harga yang tidak murah.

Pastikan Keadaan Barang Yang Dijual Sebelum Melakukan Promosi

Sebelum melakukan promosi, pastikan telah mengecek keadaan barang yang dijual. Hal ini dilakukan untuk melakukan komplain dari pembeli akibat kualitas barang yang belum di cek sebelumnya. Bagi pengusaha barang fashion, pastikan tidak ada cacat pada barang seperti sobek, salah cetak, dan sebagainya. Kalaupun ada, hal itu bisa dijadikan sebagai alasan mengapa barang tersebut diiklankan lebih dengan harga murah.

Hitung Keuntungan Sebelum Dan Sesudah Promosi

Sebelum menjalankan strategi pemasaran dengan memberi diskon atau paket lengkap, sebaiknya hitung dulu keuntungan yang didapat sebelum promosi dilakukan. Hal ini penting karena bagi pengusaha memiliki data yang lengkap diperlukan untuk melakukan langkah berikutnya yaitu memberikan penawaran khusus dengan cara mengoptimalkan contoh kata-kata promosi barang dagangan yang dijual. Terlebih jika produk yang ditawarkan adalah makanan yang proyeksi keuntungannya termasuk hampir 100 persen.

Pengusaha harus benar-benar menghitung juga proyeksi penjualan dan keuntungan sesudah dilakukan promosi. Hal ini dilakukan agar dapat menjadi patokan target berikutnya. Kemudian, lakukan evaluasi dengan cara bandingkan tiga data yang dimiliki yaitu sebelum dilakukan promosi, proyeksi keuntungan jika dilakukan promosi, dan setelah benar-benar dilakukan promosi.

Buat Kalimat Promosi Semenarik Mungkin

Dalam ilmu periklanan, kata-kata adalah senjata bagi para sales marketing dan sales promotion. Karena kata-kata mampu membangun citra sebuah brand di masyarakat. Hal ini menunjukkan pengaruh kata-kata yang ditampilkan dalam sebuah iklan yang secara tidak langsung membuat alam bawah sadar calon pembeli untuk membeli produk yang dipasarkan. Ini adalah ilmu neuromarketing yang dikembangkan di Universitas Harvard pada tahun 1990. Berikut beberapa kata-kata promosi barang yang sering digunakan dalam iklan:

1. Asli atau Original

Tentu semua pembeli menginginkan barang yang asli dan original bukan yang abal-abal. Sebagai pengusaha yang berjualan skincare Korea jangan sekali-sekali menyebutkan “Barang Dari Korea”, hal ini menimbulkan bias. Pertama, apakah barang ini dijual dan diproduksi di Korea. Atau, apakah barang ini dijual di Korea namun produksi negara lain Cina misalnya. Tentu hal ini akan menimbulkan keraguan sehingga cukup sebutkan: “Barang Asli Korea”, “Produk Original Dari Korea”, “100% Asli Korea”, “Original Buatan Korea”, dan masih banyak lagi.

2. Bonus

Pemberian bonus hadiah atau barang lain harus memperhatikan keselarasan antara produk utama yang dijual dengan bonus yang diberikan. Misalnya, detergen pakaian memberikan bonus piring karena konsumen utamanya adalah ibu-ibu. Lain halnya dengan produk skincare biasanya akan memberikan free sample varian baru. Contoh kata-kata promosi barang yang bisa dipakai adalah: “Belaja detergen bonus piring cantik”, “Beli Paket Skincare A, Bonus Free Sample”, “Bonus Masker, Untuk Pembelian 1 Set Makeup”, “Beli 2 Bonus 1” , dan lain-lain.

3. Cuci Gudang

Manfaatkan tanggal-tanggal tertentu untuk melakukan promosi dengan strategi cuci gudang. Biasanya strategi ini dilakukan untuk menghabiskan stok lama dan barang-barang yang dirasa memiliki cacat namun masih layak digunakan. Strategi ini biasanya dilakukan oleh retail dan departemen store menjelang lebaran, natal dan tahun baru. Contohnya: “Cuci Gudang Spesial Ramadan”, “Cuci Gudang, Harga Turun 50%” , “Cuci Gudang Harga Murah”, dan sebagainya.

4. Diskon atau Sale

Semuanya pasti akan tertarik dengan dua kata ini, perhatikan betul-betul syarat dan ketentuan dalam memberi diskon. Pemberian diskon tentu akan menjadi daya tarik sendiri bagi sebuah bisnis. Sebagai contoh: “Diskon 30% Setiap Pembelian 5 pasang” , “Sale Up To 70%” , “Diskon All Item 20%” , dan lain-lain.

5. Garansi

Pembeli pasti ingin mendapatkan garansi dari barang yang dibeli. Dengan adanya penyebutan garansi ini, secara tidak langsung pembeli akan merasa barang yang dibeli aman dan terlindungi jika terjadi kerusakan dari pabrik atau kerusakan karena usia. Tentu, trik semacam ini harus diperhatikan mengenai usia ketahanan barang tersebut. Misalnya produk pemanas air menyebutkan “Garansi 1 Tahun” karena usia dan ketahanan pemanas air itu tergantung pemakaian pembelinya. Atau, handphone “Garansi Distributor” artinya jaminan jika terjadi kerusakan harus dibawa ke distributor utama.

6. Gratis

Penyebutan kata gratis bisa menjadi bumerang jika tidak memperhitungkan stok barang yang dimiliki. Penyebutan kata gratis ini biasanya digunakan untuk banyak produk. Terutama untuk produk-produk yang memiliki biaya tambahan dan produk yang selalu menjadi satu kesatuan. Misalnya, “Beli Galvalum disini, Gratis Biaya Pemasangan” , “Gratis Ongkir, Setiap Pembelian Rp100 ribu” , “Beli Makan, Gratis Minum” , dan masih banyak lagi

7. Hanya

Penggunaan kata hanya cukup atraktif karena memberikan kesan satu-satunya dan tidak ada bandingannya. Hal ini biasanya dilakukan oleh para importir untuk menjual barang impor di wilayahnya. Misalnya pedagang tas impor menyebutkan “Hanya di Toko A, Barang Branded Asli Paris” , “Toko B hanya menjual barang impor asli Korea” , “Hanya Di Sini, Cuma Jual Barang Ori”, dan lain-lain.

8. Hemat

Kata hemat adalah kata ajaib yang mampu meningkatkan penjualan. Mengapa demikian? Karena secara tidak langsung, pembeli akan membeli lebih banyak dikarenakan kesan hemat yang ditawarkan. Contohnya: “Beli 1 Paket, Hemat 50 ribu” , “Beli 3 pasang, Lebih Hemat 100 ribu” , “Hemat hingga 100 ribu, untuk pembelian diatas 250 ribu”, dan sebagainya.

9. Lengkap atau Komplit

Bagi sebagian orang yang tidak mau bolak-balik ke toko membeli paket lengkap adalah sebuah solusi. Tawarkan paket lengkap dengan harga yang lebih miring agar pembeli membeli paket lengkap tersebut. Strategi ini biasanya diterapkan oleh pengusaha pakaian dengan memberikan promo paket lengkap. Misalnya: “Harga Normal 350 ribu, Paket Lengkap OOTD Muslimah 250rb” , “Paket lengkap sudah termasuk gamis, inner, hijab dan kaos kaki” , “Lebih Hemat dengan Paket Lengkap OOTD” , dan masih banyak lagi.

Pengaruh pilihan kata mampu mendorong orang yang melihat iklan tersebut untuk tertarik mengetahui lebih jauh hingga membeli produk yang diiiklankan. Tentu, tak hanya kata-kata desain visual yang menarik juga menjadi satu kesatuan dalam sebuah iklan.

Nah, dari contoh kata-kata promosi barang ini para pengusaha bisa mengotak-atik kata-kata tersebut agar menimbulkan kesan bagi yang membacanya. Sebelum menggunakan kalimat tersebut sebagai senjata promosi lakukan survey dulu ke beberapa orang untuk mencegah makna ganda dalam kalimat tersebut. Hal ini dilakukan agar kalimat yang digunakan untuk promosi tepat sasaran dan efektif dalam meningkatkan penjualan produk yang dijual.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *